Skip to main content

Tulungagung Tempo Dulu ( Gunung Budheg dan ragam Pemandangannya)

Tulungagung Tempo Dulu...
Dulu adalah masa lalu,, masa lalu yang pernah terlewati oleh waktu, oleh seseorang yang diberi kesempatan menjumpainya... 

Dulu adalah masa yang kita akan menengok ke belakang tentang suatu sejarah yang teringat dari dalam benak kita lewat sarana apa saja,, baik foto maupun hal lain...


Kemarin adalah hari yang sangat sulit untuk dinantikan.. karena tidak akan kembali lagi.. Besuk adalah hari untuk melakukan perbaikan demi perbaikan sampai kita menemui ajal... perbaikan demi perbaikan hanya didapatkan oleh orang yang memahami tentang apa sebenarnya tujuan hidup kita ini...


Dalam kesempatan kali ini saya sedikit memberikan deskripsi tentang sebuah fenomena alam yang terjadi di masa silam.. ketika kita menengok ke belakang apa yang terjadi di masa silam... Hal yang tidak bisa kita ulangi lagi... hal yang terjadi di masa lampau yang telah menghampiri khususnya berhubungan dengan kota Tulungagung yang perna dilanda banjir pada zaman dahulu kala.. :)




Gunung Budheg,
Gunung Budheg adalah salah satu gunung yang ada di Indonesia, Gunung ini sudah tidak aktif.. Gunung Budheg (Gunung Tuli) ini dalam riwayatnya dinamakan Gunung Budheg karena ada Batu Gunung yang kecil yang menyerupai orang yang sedang duduk... Karena itu adalah Batu.. maka batu tidak dapat menjawab pertanyaan yang dilontarkan kepadanya.. maka warga sekitar menamakanya Gunung Budheg. Gunung ini merupakan salah satu dari jajaran Pengunungan yang berada di daerah Tulungagung bagian selatan.. Iya benar... Pegunungan yang banyak menghasilkan batu marmer...


Terdapat beberapa site yang dapat kita kunjungi dalam mengarungi dan menjelajahi gunung budeg ini.. Gunung yang terkenal di Tulungagung ini terdapat di Tulungagung bagian selatan.. Jika kalian hendak ke Pantai Popoh anda akan menemui seonggok gunung besar dengan model seperti ini.. maka kalian akan menemukan pemandangan yang tampak seperti foto di bawah ini....


Jika kalian masih bingung dengan lokasi dimana Gunung Budeg berada.. saya akan menuntun anda pada sebuah peta wikimapia.org


Lokasi Gunung Budheg,
Mari kita lihat jajaran Pegunungan Gunung Budheg....klik DISINI untuk mengetahui posisi Gunung Budheg dari Rumah anda  :)

Gunung Budheg Tulungagung




Batu Gunung Budheg Kecil,
Kedua mari kita lihat.. site yang cocok bagi para photographer untuk hunting batu gunung budheg kecil... Yaitu batu yang tergerus oleh air, udara, kondisi alam sekitar sehingga membentuk sebuah batu yang nampak seperti seseorang yang pakai tutup kepala (cikrak) sehingga gunung ini pun dinamakan Gunung Cikrak pula... Mari kita lihat.. posisinya di peta..  Klik DISINI untuk tahu lokasinya..


Batu Gunung Budheg Kecil..
(berada diantara Batu Gunung Budeg Besar dan Puncak Gunung Budeg, 
batu ini yang mirip dengan orang yang sedang duduk.)

Mapping Batu Gunung Budheg Kecil
Untuk lebih memahami dengan apa yang saya tulis dengan Batu Gunung Budheg Besar, dan Batu Gunung Budheg Kecil serta.. Puncak Gunung Budeg.. mari kita lihat gambar berikut ini.


Foto Gunung Budheg Tahun 2010



Nah sepenggal kata yang mungkin terlukis bagi seseorang yang mempunyai kenangan tentang kota Tulungagung Jawa Timur,,, yang merupakan kota yang dulunya sering sekali mengalami Banjir... Banjir yang terjadi karena saluran Air yang masih kurang Efektif dan Efisien dalam pengelolaan pembuangan.. Akhirnya pada saat pembukaan Pintu Air Niyama... Tulungagung menjadi kota yang bersemi lagi tanpa ada gangguan banjir yang melanda seperti di zaman dahulu...


Dokumentasi dari Internet: Pintu Air Niyama

Bagi engkau yang pernah terkenang dengan Tulungagung.. yang dulu menjadi tempat persinggahanmu.. yang dulu menjadi tempat bagi kamu untuk menyematkan kenangan di benak kalian... yang dulu menjadi tempat peristirahatan dan merenung sementara waktu ketika menikmati sebersit keindahaan yang nampak dari kota ini...
Pasca Banjir Tulungagung tahun 1964, Tampak Petani dan
Gunung Budheg Tempo Dulu

Banjir yang melanda Tulungagung pada tahun 1964
 (nampak background Gunung Budheg)


Tampak di dalam photo di atas Gunung Budheg yang wilayah sekitarnya mengalami kebanjiran. Petani memanen padinya yang terkena banjir Tulungagung membawa kisah hangat untuk dibawa dan menjadi bahan untuk instrospeksi diri. Banjir yang menyisakan kesan di hati kita...di hati orang-orang yang mungkin hidup semasa dengan photo di atas. Hal ini adalah renungan bagi kita semua.. semua itu mempunyai waktu.. semua ada waktunya.. tetapi yang pasti adalah kita bakal meninggalkan kehidupan yang fana ini.. untuk menuai hasil yang kita perbuat di akhirat... Instrospeksi yang dapat membawa kita kepada derajat orang yang beriman dan memberi manfaat pada kehidupan kita di dunia selanjutnya. Butir-butir benih padi yang sempat terpanen menjadi bahan makanan orang-orang yang.




Gunung Budheg Tempo Dulu tahun 1964

Kisah yang mungkin terurai atau terangkai dengan tetes air mata,, dengan ketegaran jiwa.. atau dengan kesabaran yang mendalam ketika menjalani kehidupan ini.. 



Dulu..
Adalah masa lalumu.. yang tidak mungkin akan kembali lagi... karena waktu ini akan terus berjalan... bagaimanakah engkau mempersiapkan perjalanan yang jauh.. ketika raga ini sudah tidak sanggup lagi untuk berdiri tegak.. ketika raga ini sudah tidak mampu lagi untuk terhenyak ketika ada semangat yang ada di dalam dada...






Demi MASA.
Sesungguhnya MANUSIA itu benar-benar berada dalam KERUGIAN,
KECUALI
# orang-orang yang BERIMAN dan
# mengerjakan 'AMAL SHOLEH dan
# nasihat MENASIHATI supaya MENAATI KEBENARAN dan
# nasihat MENASIHATI supaya MENETAPI KESABARAN.  

(QS. Al Ashr:1-3)

Comments

  1. kang, olehmu photo-photo lawas iku soko ngendi lho? golekno seng akeh tentang tulungagung

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Informasi Kereta Api: Kereta kelas Eksekutif dan Ekonomi ber-Ac berangkat dari Tulungagung ke Malang pukul 1.30 (Baru...)

Ilustrasi Kereta Aneh Malam yang aneh ini (21 September 2012) Kereta Api apa ini??   Klasifikasi Kereta sekitar 9 rangkaian gerbong (yang saya ingat, dari yang saya lihat malam ini pukul setengah dua): 1 Gerbong Lokomotif, 3 Gerbong Kelas Eksekutif Berkorden Merah Muda (pink), 1 Gerbong Kereta Makan 3 Gerbong Kelas Ekonomi ber-AC,  1 Gerbong Kereta Barang Kereta kok melintasi Tulungagung pada malam hari?? Ketika saya masih terjaga pada malam hari sekitar pukul setengah dua malam, nampaklah aneh pada saat itu.. Terlihat Kereta Api melintas menuju Stasiun Tulungagung sekitar pukul setengah dua. Nampaknya kereta api itu akan menuju ke stasiun Blitar, dan terakhir Stasiun Malang. Kereta Apakah itu??   Saat itu saya bergegas melihat KA. yang aneh itu... Sempat terlintas di benak saya, bahwa KA. itu adalah kereta api Gajayana.. Eh.. kok aneh pada rangkaianya... ada Gerbong Eksekutif sejumlah 3 Gerbong dengan korden warna merah muda (pink), Gerbong...

Jadwal Keberangkatan KA. Malioboro Ekspress (Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Solo, Klaten, Yogyakarta)

Mulai tanggal 1 Juni 2014, terdapat perubahan seluruh jadwal kereta api di Indonesia. Termasuk kali ini pada jadwal Kereta Api Malioboro Ekspress, baik waktu kedatangan maupun keberangkatan. Kami memberikan informasi kepada anda tentang update jadwal kereta api Malioboro Ekspress terbaru kepada anda, Selamat menyimak. Ilustrasi Kereta Api Malioboro Ekspress Kereta Api Malioboro Ekspress Armada Baru PT. KAI Menanggapi rasa penasaran kami tentang Kereta Api yang tidak biasanya lewat di Jalur rel kereta api Tulungagung pada malam sekitar pukul setengah dua (21 September 2012), saya melakukan pengamatan pada malam berikutnya (22 September 2012) terhadap Kereta Api Apakah yang lewat itu pada jam (setengah dua) menuju Stasiun Tulungagung???    Kemarin posting artikel saya yang saya tulis berjudul:  Kereta kelas Eksekutif dan Ekonomi ber-Ac berangkat dari Tulungagung ke Malang pukul 1.30 (Baru...) yang membuat saya penasaran...  sek...

Informasi Tulungagung: Pencurian Penguat / Pengait Rel Kereta Api di Tulungagung

Pengait Rel KA. Pengait rel kereta api ini berfungsi untuk menguatkan kedudukan rel dengan beton penopangnya. Sehingga tidak goyah ketika ditumpangi beban berat dari kereta api yang melintas. Keberadaan pengait rel ini penting untuk menjaga agar rel tidak terguling ke kanan atau ke kiri ketika gaya sentripetal dan sentrifugal bekerja pada kereta api.  Pengait Rel Kereta ada yang hilang. Mungkin sudah tidak asing lagi bagi kalian semua perihal pencurian terhadap besi-besi pengait di rel kereta api. Hal yang demikian itu nampaknya terjadi di Tulungagung. Ketika saya sedang melintasi rel KA. saya melihat keanehan pada besi pengait rel yang hilang sebanyak 4 buah...dalam radius 6 meter. Para pencuri melakukan hal itu dengan melompat-lompati pengati besi yang dia curi.. atau dengan kata lain.. memberikan jarak pencurian.. agar tidak mencurigakan. Salah satunya anda dapat lihat di daerah jembatan rel KA. di Selatan Stasiun Tulungagung. Disitu terdapat 4 buah pengait rel ...